Meningitis dikenal sebagai sebuah kondisi radang selaput otak di mana peradangan itu sendiri menyerang bagian sumsum tulang belakang dan otak. Terjadi pula pembengkakan sehingga penderita kaku leher, demam, dan sakit kepala. Infeksi virus adalah penyebab dari sebagian besar kasus meningitis ini, tapi tidak selalu demikian karena peradangan juga dapat disebabkan oleh jamur serta bakteri.
Berikut di bawah ini merupakan sejumlah kebiasaan penyebab meningitis yang sebetulnya kerap dianggap sebagai hal yang biasa. Kebiasaan-kebiasaan buruk berikut ini mampu memperbesar risiko terkena meningitis, jadi kenali dan waspadai betul sehingga meningitis dapat dicegah dengan baik.
Bahaya minuman keras bagi kesehatan sudah sangat jelas. Tak hanya menjadikan pengonsumsinya mudah mabuk, tapi minuman beralkohol yang berlebihan juga bisa merusak kesehatan. Tubuh yang lemah dan tidak sehat karena alkohol adalah kondisi yang pas menjadi target para virus untuk menyerang. Kemungkinan infeksi virus meningitis pada orang-orang yang bertubuh lemah akibat kecanduan alkohol jauh lebih besar ketimbang mereka yang tidak minum-minum.
Mencuci tangan merupakan kunci utama dari sanitasi tubuh dan kegiatan ini adalah cara yang baik untuk membasmi segala bentuk bakteri. Virus dan bakteri menular biasanya dapat menghampiri tubuh dikarenakan jarangnya kita mencuci tangan.
Menggunakan alat makan seperti piring, sendok dan garpu yang sama dengan orang lain (sekalipun orang terdekat) dalam waktu yang bersamaan adalah kebiasaan yang juga cukup buruk. Hal ini bisa menjadi penyebab meningkatnya risiko terkena meningitis.
Kita tidak pernah tahu orang yang kita ajak berbagi pemakaian alat-alat makan ini dalam kondisi sehat atau tidak dan ada virus di dalam tubuh orang tersebut atau tidak. Hal ini terlampau berpotensi menularkan dan menyebarkan virus.
Risiko tinggi terkena virus yang menyebabkan meningitis juga disebabkan oleh adanya interaksi terlalu sering dengan hewan. Ketika tubuh hewan terserang virus, manusia yang dekat-dekat dengan hewan tersebut, apalagi memiliki interaksi yang cukup dekat bakal ikut tertular.
Bahaya akibat kurang tidur malam hari cukup besar bagi kesehatan dan dampaknya pun bisa sangat buruk. Tidur di malam hari adalah waktu bagi otak untuk beristirahat dan tubuh untuk mengalami perbaikan jaringan sel yang terganggu. Ketika jam tidur berkurang, otomatis waktu istirahat dan perbaikan tersebut juga berkurang.
Tubuh dapat mengalami gangguan ketika seseorang tidak cukup tidur. Ketika tubuh mengalami gangguan, otomatis virus juga dengan mudah masuk ke dalam tubuh dan menginfeksi, termasuk juga virus pemicu meningitis.
Berbagi alat mandi pun sebetulnya bukanlah hal yang baik. Tidak dianjurkan untuk menggunakan sikat gigi dan handuk bergantian dan bersamaan dengan orang lain walaupun masih kerabat sendiri. Kondisi tubuh orang di dekat kita pun kita tak tahu secara pasti.
Pemakaian lipstik bersama juga mampu menjadi celah bagi virus untuk ditularkan dari orang yang satu ke orang yang lain. Kita tak tahu bagaimana keadaan tubuh dari seseorang yang kita biasa berbagi penggunaan lipstik.
Penyebaran dan penularan virus menjadi lebih cepat, terutama di kawasan perumahan/tempat tinggal yang padat penduduk, penitipan anak, serta asrama yang memang penuh dengan orang-orang lain. Tempat-tempat tersebutlah yang jauh lebih rawan dalam proses penyebaran dan penularan virus yang juga berisiko menularkan virus meningitis.
Konsumsi obat imunosupresan juga terlalu sering juga menjadi kebiasaan yang mampu menyebabkan meningitis. Obat imunosupresan ini merupakan jenis obat yang mampu membuat respon imun tertekan dan diketahui pula bahwa sebagian memiliki sifat sitotoksik dan sering digunakan sebagai antikanker.
Neisseria meningitidis adalah penyebab paling umum meningitis bakterialis. Bakteri ini bisa hidup di dalam hidung dan tenggorokan tanpa menyebabkan infeksi. Tapi, ada waktu di mana bakteri ini bisa melawan dan mengalahkan sistem kekebalan tubuh manusia sehingga mengakibatkan meningitis.
Pada umumnya, orang dewasa memiliki kekebalan terhadap Neisseria meningitidis. Bakteri ini tidak bisa hidup lama di luar tubuh manusia. Bakteri ini biasanya menyebar melalui kontak langsung atau dari jarak dekat, misalnya melalui batuk, bersin, atau berciuman.
Baca Juga : 10 Hal Penyebab Tubuh Demam Mengigil
Diatas itulah kebiasaan penyebab meningitis yang perlu anda ketahui. Semoga dengan informasi diatas anda bisa menjaga kesehatan tubuh anda agar terjauhi dari penyakit meningitis tersebut.
Berikut di bawah ini merupakan sejumlah kebiasaan penyebab meningitis yang sebetulnya kerap dianggap sebagai hal yang biasa. Kebiasaan-kebiasaan buruk berikut ini mampu memperbesar risiko terkena meningitis, jadi kenali dan waspadai betul sehingga meningitis dapat dicegah dengan baik.
1. Minum Minuman Beralkohol
Bahaya minuman keras bagi kesehatan sudah sangat jelas. Tak hanya menjadikan pengonsumsinya mudah mabuk, tapi minuman beralkohol yang berlebihan juga bisa merusak kesehatan. Tubuh yang lemah dan tidak sehat karena alkohol adalah kondisi yang pas menjadi target para virus untuk menyerang. Kemungkinan infeksi virus meningitis pada orang-orang yang bertubuh lemah akibat kecanduan alkohol jauh lebih besar ketimbang mereka yang tidak minum-minum.
2. Malas Mencuci Tangan
Mencuci tangan merupakan kunci utama dari sanitasi tubuh dan kegiatan ini adalah cara yang baik untuk membasmi segala bentuk bakteri. Virus dan bakteri menular biasanya dapat menghampiri tubuh dikarenakan jarangnya kita mencuci tangan.
3. Berbagi Penggunaan Alat Makan
Menggunakan alat makan seperti piring, sendok dan garpu yang sama dengan orang lain (sekalipun orang terdekat) dalam waktu yang bersamaan adalah kebiasaan yang juga cukup buruk. Hal ini bisa menjadi penyebab meningkatnya risiko terkena meningitis.
Kita tidak pernah tahu orang yang kita ajak berbagi pemakaian alat-alat makan ini dalam kondisi sehat atau tidak dan ada virus di dalam tubuh orang tersebut atau tidak. Hal ini terlampau berpotensi menularkan dan menyebarkan virus.
4. Melakukan Interaksi dengan Hewan Terlalu Sering
Risiko tinggi terkena virus yang menyebabkan meningitis juga disebabkan oleh adanya interaksi terlalu sering dengan hewan. Ketika tubuh hewan terserang virus, manusia yang dekat-dekat dengan hewan tersebut, apalagi memiliki interaksi yang cukup dekat bakal ikut tertular.
5. Kurang Tidur
Bahaya akibat kurang tidur malam hari cukup besar bagi kesehatan dan dampaknya pun bisa sangat buruk. Tidur di malam hari adalah waktu bagi otak untuk beristirahat dan tubuh untuk mengalami perbaikan jaringan sel yang terganggu. Ketika jam tidur berkurang, otomatis waktu istirahat dan perbaikan tersebut juga berkurang.
Tubuh dapat mengalami gangguan ketika seseorang tidak cukup tidur. Ketika tubuh mengalami gangguan, otomatis virus juga dengan mudah masuk ke dalam tubuh dan menginfeksi, termasuk juga virus pemicu meningitis.
6. Berbagi Pemakaian Alat Mandi
Berbagi alat mandi pun sebetulnya bukanlah hal yang baik. Tidak dianjurkan untuk menggunakan sikat gigi dan handuk bergantian dan bersamaan dengan orang lain walaupun masih kerabat sendiri. Kondisi tubuh orang di dekat kita pun kita tak tahu secara pasti.
7. Berbagi Pemakaian Lipstik
Pemakaian lipstik bersama juga mampu menjadi celah bagi virus untuk ditularkan dari orang yang satu ke orang yang lain. Kita tak tahu bagaimana keadaan tubuh dari seseorang yang kita biasa berbagi penggunaan lipstik.
8. Sering Berada di Tengah-tengah Keramaian
Penyebaran dan penularan virus menjadi lebih cepat, terutama di kawasan perumahan/tempat tinggal yang padat penduduk, penitipan anak, serta asrama yang memang penuh dengan orang-orang lain. Tempat-tempat tersebutlah yang jauh lebih rawan dalam proses penyebaran dan penularan virus yang juga berisiko menularkan virus meningitis.
9. Penggunaan Obat Imunosupresan
Konsumsi obat imunosupresan juga terlalu sering juga menjadi kebiasaan yang mampu menyebabkan meningitis. Obat imunosupresan ini merupakan jenis obat yang mampu membuat respon imun tertekan dan diketahui pula bahwa sebagian memiliki sifat sitotoksik dan sering digunakan sebagai antikanker.
10. Dekat dengan batuk, bersin
Neisseria meningitidis adalah penyebab paling umum meningitis bakterialis. Bakteri ini bisa hidup di dalam hidung dan tenggorokan tanpa menyebabkan infeksi. Tapi, ada waktu di mana bakteri ini bisa melawan dan mengalahkan sistem kekebalan tubuh manusia sehingga mengakibatkan meningitis.
Pada umumnya, orang dewasa memiliki kekebalan terhadap Neisseria meningitidis. Bakteri ini tidak bisa hidup lama di luar tubuh manusia. Bakteri ini biasanya menyebar melalui kontak langsung atau dari jarak dekat, misalnya melalui batuk, bersin, atau berciuman.
Baca Juga : 10 Hal Penyebab Tubuh Demam Mengigil
Diatas itulah kebiasaan penyebab meningitis yang perlu anda ketahui. Semoga dengan informasi diatas anda bisa menjaga kesehatan tubuh anda agar terjauhi dari penyakit meningitis tersebut.